Jambi, 13 Oktober 2025 — Program Studi D-III Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Peternakan Universitas Jambi, menyelenggarakan Lokakarya Kurikulum dengan tema “Kebijakan Kurikulum Berdampak dan Implikasinya terhadap Pendidikan Vokasi Menuju Globalisasi”. Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama Dr. Eng. Wahyu Ramadhan, S.Pi., M.Si., dari Direktorat Transformasi Pendidikan dan Teknologi Pembelajaran, IPB University.
Dalam paparannya, Dr. Wahyu menekankan pentingnya transformasi kurikulum vokasi yang berorientasi pada keterampilan masa depan (future-oriented skills) seperti berpikir kritis, pemecahan masalah kompleks, kreativitas, komunikasi, kolaborasi, dan literasi digital. Ia juga menyoroti fenomena disrupsi teknologi dan perubahan cepat dalam dunia kerja yang menuntut lulusan vokasi memiliki kemampuan adaptasi tinggi serta siap bersaing di tingkat global.
“Era Reskilling 2030 menuntut perguruan tinggi untuk menyiapkan tenaga kerja yang skillsful dan future fit-in talents. Oleh karena itu, desain kurikulum harus fleksibel, personal, serta mendukung pembelajaran sepanjang hayat,” jelas Dr. Wahyu dalam sesi presentasinya.
Selain membahas kebijakan kurikulum dan evaluasi kurikulum lama, lokakarya ini juga menyoroti pentingnya penerapan konsep Teaching Factory serta Living Laboratory sebagai sarana pembelajaran berbasis industri. Model tersebut telah diterapkan IPB University untuk mendekatkan mahasiswa dengan dunia kerja nyata melalui kegiatan riset, inovasi, dan kewirausahaan.

Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan fakultas, dosen, dan pemangku kepentingan dari sektor industri perikanan. Melalui forum ini, diharapkan kurikulum D-III Teknologi Hasil Perikanan Universitas Jambi dapat terus berkembang mengikuti dinamika global, sekaligus memperkuat kontribusi pendidikan vokasi terhadap pembangunan perikanan nasional yang berkelanjutan.
